Arsip untuk Desember, 2012

tugas

Posted: Desember 1, 2012 in Uncategorized

Sekilas Jasa Marga

Untuk mendukung gerak pertumbuhan ekonomi, Indonesia membutuhkan jaringan jalan yang handal. Melalui Peraturan Pemerintah No. 04 Tahun 1978, pada tanggal 01 Maret 1978 Pemerintah mendirikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tugas utama Jasa Marga adalah merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara jalan tol serta sarana kelengkapannya agar jalan tol dapat berfungsi sebagai jalan bebas hambatan yang memberikan manfaat lebih tinggi daripada jalan umum bukan tol.

Pada awal berdirinya, Perseroan berperan tidak hanya sebagai operator tetapi memikul tanggung jawab sebagai otoritas jalan tol di Indonesia. Hingga tahun 1987 Jasa Marga adalah satu-satunya penyelenggara jalan tol di Indonesia yang pengembangannya dibiayai Pemerintah dengan dana berasal dari pinjaman luar negeri serta penerbitan obligasi Jasa Marga dan sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Perseroan, Jalan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan industri jalan tol di Tanah Air yang mulai dioperasikan sejak tahun 1978.

Pada akhir dasawarsa tahun 80-an Pemerintah Indonesia mulai mengikutsertakan pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan jalan tol melalui mekanisme Build, Operate and Transfer (BOT). Pada dasawarsa tahun 1990-an Perseroan lebih berperan sebagai lembaga otoritas yang memfasilitasi investor-investor swasta yang sebagian besar ternyata gagal mewujudkan proyeknya. Beberapa jalan tol yang diambil alih Perseroan antara lain adalah JORR dan Cipularang.

Dengan terbitnya Undang Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan yang menggantikan Undang Undang No. 13 tahun 1980 serta terbitnya Peraturan Pemerintah No. 15 yang mengatur lebih spesifik tentang jalan tol terjadi perubahan mekanisme bisnis jalan tol diantaranya adalah dibentuknya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai regulator industri jalan tol di Indonesia, serta penetapan tarif tol oleh Menteri Pekerjaan Umum dengan penyesuaian setiap dua tahun. Dengan demikian peran otorisator dikembalikan dari Perseroan kepada Pemerintah. Sebagai konsekuensinya, Perseroan menjalankan fungsi sepenuhnya sebagai sebuah perusahaan pengembang dan operator jalan tol yang akan mendapatkan ijin penyelenggaraan tol dari Pemerintah.

Sejarah Perusahaan

Periode I

1978 -1987

Operator Tunggal Jalan Tol

1978 – Jasa Marga didirikan sebagai operator tunggal jalan tol, dengan bidang usaha pengelolaan, pemeliharaan, dan pengadaan jaringan jalan tol

1978 – Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) dioperasikan

1979 – Jembatan Tol Rajamandala dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah pada tahun 2003

1981 – Jembatan Tol Tallo Lama (Ujung Pandang) dioperasikan, dan diserahkan pengelolaanya kepada PT Bosowa Marga Nusantara tahun 1995

1981 – Jembatan Tol Wonokromo (Surabaya) dioperasikan, dan dikembalikan ke Pemerintah tahun 1986

1982 – Jembatan Tol Kapuas dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah tahun 1991

1982 – Jembatan Tol Mojokerto dioperasikan, namun dikembalikan kepada pemerintah tahun 2003

1984 – Jalan Tol Jakarta-Tangerang dioperasikan

1983 –Jalan Tol Semarang Seksi A (Srondol – Jatingaleh) dioperasikan

1985 – Jalan tol Prof.Dr. Ir. Sedyatmo (Bandara) dioperasikan

1986 – Jalan Tol Belawan Medan Tanjung Morawa dioperasikan

1986 – Jalan Tol Surabaya-Gempol-Mojokerto dioperasikan

Periode II

1987 -2004

Operator dan Otorisator Jalan Tol

Pemerintah memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk berpartisipasi dalam mengusahakan jalan tol melalui sistem build, operate dan trnasfer (BOT) dengan Jasa Marga

1987  – Jalan Tol dalam kota ruas Cawang-Semanggi dioperasikan

1987 – Jalan Tol Semarang Seksi B (Jatingaleh-krapyak) dioperasikan

1988 – Jalan Tol Jakarta-Cikampek dioperasikan

1989 – Jalan Tol Dalam kota ruas Semanggi-Grogol dioperasikan

1991 – Jalan Tol Padalarang-Cileunyi dioperasikan

1995 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1996 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1998 – Jalan Tol Palimanan Kanci dioperasikan

1998 – Jalan Tol Semarang Seksi C (Jangli-Kaligawe) dioperasikan

1999 – Jalan Tol Serpong-Ulujami (Serpong-Bintaro Viaduct) dioperasikan

2003 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dioperasikan oleh PT Jalantol  Lingkarluar Jakarta (anak perusahaan Jasa Marga

2003 – Jalan Tol Cipularang Tahap I (Padalarang bypass dan Dawuan-Sadang)dioperasikan

Periode III

2004 – Sekarang

Pengembang dan Operator Jalan Tol

Fungsi  Otorisator dikembalikan kepada Pemerintah  (Departemen PU), Jasa Marga menjadi operator murni

2005 – Jalan Tol Cipularang Tahap II  (Sadang-Padalarang Utara) dioperasikan, Jakarta-Bandung tersambung melalui tol

2006 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (seksi Taman Mini-Jati Asih) dioperasikan

2006 – Jalan Tol Surabaya-Gempol, Ruas Porong-Gempol ditutup akibat terendam lumpur

2007 – Jalan Tol Lingkar luar Jakarta  Rorotan-Ulujami sepanjang 45 km dioperasikan

2007 – PT Jasa Marga (Persero) Tbk  menjadi perusahaan terbuka melalui IPO (initial Public Offering) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia

2008 – Jalan Tol Bogor Ring Road dioperasikan oleh PT Marga Sarana Jabar, anak perusahaan  Jasa Marga

2009 – Jembatan Tol Suramadu dioperasikan oleh Jasa Marga cabang Surabaya-Gempol

2011 – Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IA, dioperasikan oleh PT Marga Nujyasumo Agung, anak perusahaan Jasa Marga

2011 – Jalan Tol Semarang-Solo Tahap I, Ruas Semarang-Ungaran, dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan Jasa Marga

Struktur Organisasi

 

n

Produknya

Jalan Tol

Bidang usaha Jasa Marga adalah membangun dan menyediakan jasa pelayanan jalan tol. Untuk itu Jasa Marga melakukan aktifitas usaha sebagai berikut:

  1. Melakukan investasi dengan membangun jalan tol baru.
  2. Mengoperasikan dan memelihara jalan tol.
  3. Mengembangkan usaha lain, seperti tempat istirahat, iklan, jaringan serat optik dan lain-lain, untuk meningkatkan pelayanan kepada pemakai jalan dan meningkatkan hasil usaha perusahaan.
  4. Mengembangkan usaha lain dalam koridor jalan tol.

Saat ini Jasa Marga mengelola dan mengoperasikan 13 hak pengusahaan (konsesi) jalan tol melalui sembilan kantor cabang dan satu anak perusahaan yaitu :

  1. Jalan tol Jagorawi
  2. Jalan Tol Jakarta-Tangerang
  3. Jalan Tol Jakarta- Cikampek
  4. Jalan Tol Dalam Kota Jakarta
  5. Jalan Tol Prof. Dr.Ir. Sedyatmo
  6. Jalan Tol Serpong-Pondok Aren (dioperasikan oleh JLJ)
  7. Jalan Tol Cikampek -Purwakarta-Cileunyi
  8. Jalan Tol Padalarang –Cileunyi
  9. Jalan Tol Palimanan-Kanci
  10. Jalan Tol Semarang
  11. Jalan Tol Surabaya Gempol
  12. Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa
  13. Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (dioperasikan oleh JLJ)


Dibawah ini adalah anak perusahaan Jasa Marga pemegang konsesi Jalan Tol :

  1. PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ) Jalan Tol JORR kepemilikan rsaham sebesa 99%
  2. PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Jalan Tol Bogor Ring Road kepemilikan saham sebesar 55%
  3. PT Trans Marga Jateng (TMJ) Jalan Tol Semarang-Solo kepemilikan saham sebesar 60%
  4. PT Marga Trans Nusantara (MTN) Jalan Tol JORR II Serpong-Kunciran kepemilikan saham sebesar 60%
  5. PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) Jalan Tol Surabaya-Mojokerto kepemilikan saham sebesar 55%
  6. PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) Jalan Tol JORR W2 Utara kepemilikan saham sebesar 65%
  7. PT Trans Marga Jatim Pasuruan (TMJP) Jalan Tol Gempol-Pasuruan kepemilikan saham sebesar 80%
  8. PT Marga Kunciran Cengkareng (MKC) Jalan Tol JORR II Kunciran-Cengkareng kepemilikan saham sebesar 75%
  9. PT Margabumi Adhikaraya (MBAR) JAlan Tol Gempol-Pandaan dengan kepemilikan saham sebesar 52%
  10. PT Jasamarga Bali Tol Jalan Tol Benoa Bali dengan kepemilikan saham sebesar 60%

Layanan Jalan Tol

Sebagai pemimpin pasar di industri jalan tol, pengoperasian jalan tol yang dilakukan Jasa Marga  merupakan acuan dan telah mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak.  Selain itu Jasa Marga terus meningkatkan mutu pengoperasian jalan tol  berbasis sertifikasi ISO, serta penerapan Malcolm Baldridge .

Semua bentuk pelayanan Jasa Marga merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap service excellence kepuasan masyarakat luas pengguna jalan tol di Indonesia, melalui pemberian jasa yang modern, berkualitas dan semakin efisien.

Pelayanan yang dilakukan oleh Perseroan dilakukan sebagai berikut :

PELAYANAN TRANSAKSI

Jasa Marga menerapkan system transaksi

  1. Sistem tertutup, yaitu pengguna jalan mengambil tiket di gerbang tol masuk dan membayar di gerbang keluar
  2. Sistem terbuka, yaitu pengguna jalan langsung hanya membayar di gerbang tol masuk,

Adapun berbagai pelayanan terkait dengan transakaski  tol yaitu :

  • Penambahan Kapasitas  Gerbang Tol
  • Otomatisasi transaksi melalui e-toll card dan KTME
  • Penyempurnaan system transaksi (dari tertutup menjadi terbuka)
  • Penerapan Gardu Tanpa Orang (GTO)

PELAYANAN LALU LINTAS

Pelayanan dilakukan selama 24 Jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa henti, melalui armada pelayanan sebanyak 271 kendaraan

Jasa Marga terus memodernkan pelayanan lalu lintas melalui

  • Peningkatan pelayanan armada  dengan memperbaharui  kendaraan layanan jalan tol yang dapat memberikan rasa nyaman dan bersahabat bagi pengguna jalan tol

PELAYANAN KONSTTRUKSI JALAN

  • Dalam melayani pengguna jalan Jasa Marga selalu memastikan jalan tol dalam kondisi prima dan nyaman untuk dilalui.
  • Berbagai program pelayanan konstruksi adalah :
    • Zero pot hole ( tidak ada lubang )
    • Scraping Filing dan overlay , adalah pemeliharaan rutin yang dilakukan Jasa Marga untuk menjaga kondisi jalan selalu pada performa yang tinggi.
    • Pelebaran atau penambahan kapasitas jalan, dilaksanakan untuk menjaga agar kecepatan tempuh pengguna jalan tetap terjaga

Standar Pelayanan Minimal

Standar Pelayanan Minimal (SPM) ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 392/PRT/M/2005 tanggal 31 Agutus 2005 tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol yang harus dicapai oleh Badan Usaha Jalan Tol dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
pengguna jalan tol.

Dalam Pengoperasian Jalan Tol Jasa Marga selalu memnuhi  SPM yang meliputi substansi pelayanan sebagai berikut:

1. Kondisi jalan tol
2. Kecepatan tempuh rata-rata
3. Aksesibilitas
4. Mobilitas
5. Keselamatan
6. Unit Pertolongan/Penyelamatan dan bantuan pelayanan

SDM

PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai sebuah perusahaan yang konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik ( Good Corporate Governance GCG), mengundang tenaga muda yang memiliki jiwa kepemimpinan dan integritas tinggi, untuk bergabung mengembangkan perusahaan dalam bidang pengembangan dan pengoperasian jalan tol. Seleksi penerimaan karyawan baru mencakup bidang-bidang :

  1. Teknik Sipil : Umum, Transportasi
  2. Teknik Arsitektur
  3. Teknik Elektro
  4. Teknik Industri
  5. Teknik Informatika
  6. Teknik Lingkungan
  7. Ekonomi : Akuntansi, Perpajakan, Manajemen
  8. Manajamen Bisnis
  9. Hukum : Umum, Acara, Bisnis
  10. Sarjana Psikologi / Psikolog
  11. Komunikasi

Persyaratan Umum bagi seluruh posisi dan seluruh pelamar:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Berijazah Sarjana (S1) dengan jurusan pendidikan sesuai persyaratan.
  3. Menguasai Bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan).
  4. Diutamakan memiliki pengalaman berorganisasi dan pengalaman kerja.
  5. Sehat mental dan fisik, tinggi dan berat badan proporsional.
  6. Tidak pernah diberhentikan sebagai karyawan karena suatu pelanggaran oleh pemberi kerja sebelumnya.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja Perusahaan.

Persyaratan Khusus untuk pelamar eksternal:

  1. Berijazah Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki reputasi atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Instansi yang berwenang untuk mengeluarkan akreditasi.
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4).
  3. Usia maksimal 28 (dua puluh delapan) tahun pada tanggal 31 Desember 2011.

Persyaratan Khusus untuk pelamar internal:

  1. Merupakan karyawan tetap yang terdaftar di Perusahaan
  2. Berijazah Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki reputasi atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Instansi yang berwenang untuk mengeluarkan akreditasi.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (skala 4).
  4. Ketentuan usia adalah tidak lebih dari 35 tahun pada tanggal 31 Desember 2011.

KETENTUAN LAIN :

  1. Aplikasi lamaran hanya melalui on-line . Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran.
  2. Bagi Pelamar yang pernah mengirimkan lamaran ke PT Jasa Marga (Persero) diwajibkan memperbaharui lamaran dengan tatacara ini.
  3. Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Kami tidak melayani alamat e-mail yang salah input oleh pelamar.
  4. Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line , pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi . Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi. Anda tidak dapat menerima e-mail registrasi apabila alamat e-mail yang anda input salah dan atau sudah tidak aktif, sehingga anda tidak bisa log-in untuk pengumuman selanjutnya.
  5. Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line. Untuk itu pastikan Anda telah menuliskan semua data dengan benar, sebelum menekan tombol KIRIM
  6. Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang sebenar-benarnya karena data ini akan diklarifikasi dengan benar saat pelaksanaan verifikasi dokumen.
  7. Masa waktu registrasi registrasi on-line adalah 12 20 November 2011
  8. Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan atau tidak melamar secara on-line , dianggap tidak berlaku.
  9. Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  10. Pada setiap tahapan seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus dapat masuk ke tahap seleksi berikutnya.
  11. Proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dikenakan biaya apapun .
  12. Segala biaya transportasi dan akomodasi para pelamar menjadi tanggungan pribadi pelamar.
  13. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website http://www.ppm-rekrutmen.com pada Sabtu, 26 November 2011 pukul 21.00 wib.

PENTING UNTUK DIPERSIAPKAN :

  1. Bagi Anda yang kemudian dinyatakan lolos seleksi tahap I , akan diminta hadir pada Tes Tahap II di lokasi dan waktu yang tercantum kemudian dengan membawa dokumen dan kelengkapan sebagai berikut :
    • 1. Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, asli dan fotocopy
    • 2. Fotocopy ijazah yang sesuai dengan persyaratan pendidikan dan telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
    • 3. Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
    • 4. Fotocopy sertifikat keahlian lainnya yang relevan
    • 5. Data Riwayat Hidup yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, data riwayat hidup yang telah diisi diserahkan dalam bentuk print out
    • 6. Kartu Peserta Seleksi yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in. Mohon dilengkapi dan ditempel foto, kemudian dibawa dalam bentuk print out pada setiap tahapan tes
    • 7. Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
    • 8. Surat Pernyataan yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas materai diserahkan dalam bentuk print out
    • 9. Alat tulis: pensil 2B, bolpoint, dan penghapus
  2. Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map folio berwarna biru, yang sudah dituliskan nama dan nomor registrasi Anda.
  3. Mohon mempersiapkan seluruh dokumen dengan lengkap dan benar. Jika ditemukan ketidaklengkapan dokumen dan/atau ketidaksesuaian data pada dokumen dengan berkas lamaran, Anda akan dinyatakan gugur pada Tes Tahap II