penulisan ilmiah

Posted: April 22, 2014 in Uncategorized

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Masalah

Pendidikan merupakan faktor penting bagi kelangsungan kehidupan  bangsa dan faktor pendukung yang memegang peranan penting di seluruh kehidupan, sebab kualitas kehidupan suatu bangsa sangat erat dengan tingkat  pendidikan. Peran sekolah dinilai sangat penting bagi maju dan berkembangnya  masyarakat dan terjaminnya kebutuhan kehidupan mereka kelak di kemudian hari. Dalam hal ini, fungsi sekolah yang lebih penting adalah menyampaikan pengetahuan dan melaksanakan tugas mencerdaskan bangsa. Fungsi sekolah dalam pendidikan intelektual dapat disamakan dengan fungsi keluarga dalam pendidikan formal. Di dalam sistem pendidikan terdapat berbagai macam jenis mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa/siswi sekolah. Banyak mata pelajaran sering  dianggap remehkan adalah pelajaran kesenian khususnya dibidang musik, hampir sebagaian siswa/siswi hanya mengenal beberapa  lagu daerah saja dan lebih mengenal lagu-lagu modern saat ini. Maka disini saya akan membuat “Aplikasi sistem berbasis android memperkenalkan lagu-lagu daerah di seluruh indonesia”.

 

1.2  Batasan Masalah

Pada kesempatanpenulisan ilmiah ini akan membuat sistem android untuk memberikan pengetahuan tentang bermacam-macam lagu-lagu daerah yang ada disetiap provinsi . diharapkan agar siswa/siswi terutama disekolah dasar bisa lebih mengenal dan bangga akan kebudayaan bangsa indonesia ini.

 

1.3  Tujuan Penulisan

  1. Banyaknya siswa/siswi yang kurang mengetahui asal lagu-lagu daerah.
  2. Masih banyak orang tua yang kurang memperhatikan dan membantu untuk memperkenalkan kebudayaan bangsa indonesia.

 

1.4  Metode Penelitian

Metode penulisan yang dipakai oleh penulis adalah dengan sistim androit berobjekan pengetahuan lagu-lagu daerah Metode tanya jawab/wawancara dipilih penulis karena metode ini sudah umum dan tak asing lagi diketahui semua orang karena sangat mudah dan lebih akurat karena dilakukan secara langsung dengan mendengarkan langsung sehingga cepat dan akurat. Seperti penjelasan singkat metodenya pun penulis langsung mencatat apa yang dijelaskan,  dan mengola hasil data tersebut pada sistem android. Secara garis besar penulis juga menjelaskan lagi di dalam penyusunan makalah ini supaya jelas dan berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya sehingga sesuai dengan judul penulisan ini.

 

1.5  Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dimaksudkan untuk menjelaskan gambaran kepada pembaca mengenai garis besar penulisan ilmiah ini dari bab awal sampai bab terakhir . Dalam penulisan ilmiah ini pokok bahasan terdiri 4 (empat) bab, yaitu :

 

Bab I  Pendahuluan

Pendahuluan, pada bab ini menjelaskan secara umum mengenai penulisan ilmiah ini, yaitu membahas Latar Belakang Masalahan, Batasan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode Penelitian, Manfaat , dan Sistimatika Penulisan itu sendiri

 

Bab II  Landasan Teori

Bab ini akan membahas teori aplikasi android yang dipakai penulis dalam pembuatan aplikasi perkenalkan lagu-lagu daerah di indonesia.

                

Bab III  Analisis dan Perancangan

Pada bab ini diuraikan tentang analisis data, pembahasan,  hasil penelitian, dan perancangan pada sistim android. Akan disajikan pula kodingan dan hasil pengujian progam dari pengenalan lagu-lagu daerah  pada aplikasi android.

 

Bab IV Kesimpulan dan Saran

Bab terakhir penulisan ilmiah ini menurut tentang apa yang menjadi kesimpulan penulis, dan dilanjutkan dengan saran-saran yang diperlukan untuk menyempurnakan penelitian selanjutnya.

 

Iklan

tugas softskil

Posted: November 24, 2013 in Uncategorized

1.1 JUDUL PENELITIAN

“GAME ONLINE DIKALANGAN MASYARAKAT “

 

1.2 LATAR BELAKANG

 

Beberapa tahun belakangan ini kita sudah jarang bahkan tidak pernah lagi melihat anak-anak memainkan permainan tradisional. Hal ini disebabkan karena adanya permainan baru yang mungkin menurut mereka lebih asik dan lebih seru dimainkan dibandingkan dengan permainan tradisional tersebut. Permainan itu kita kenal dengan sebutan “game online”. Bahkan yang memainkan permainan itu bukan hanya anak-anak saja tetapi remaja dan orang dewasa pun memainkannya. Tetapi mereka seringkali tidak sadar dan lupa waktu jika sedang memainkan game tersebut. Mereka tidak tahu dampak apa yang akan didapat jika berlama-lama memainkan game tersebut dan biaya untuk bermain game online sangat boros. Pada awalnya game hanya bisa dimainkan di depan televisi saja, namun seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih game bisa dilakukan dimana saja seperti di handphone, tablet pc, handled device (PSP, Nintendo DS, X-Box). Dan pada saat ini game telah bisa dimainkan secara online yang memungkinkan kita berinteraksi dengan gamer lain di seluruh dunia secara virtual.

1.3 MANFAAT TEORITIS UNTUK JURUSAN

hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai informasi mengenai hubungan antara prestasi akademik mahasiswa dengan kecanduan game online.Penelitian ini juga dapat digunakan sebagai bahan tujukan bagi penelitian ini juga dapat digunakan sebagai rujukan bagi penelitian selanjutnya mengenai game online.

1.4 MANFAAT AKADEMIS UNTUK MASYRAKAT

Fasilitas internet yang begitu banyak  tersedia di mana-mana, salah satunya warung internet , menjadikan anak bias mengakses internet di mana-mana.

Teknologi pada saat ini sangat beraneka ragam dan salah satunya game online ini di mana jika seseorang bisa terkena dampak negatif karena terlalu sering bermain dan mengesampinggkan tugasnya sebagai seorang pelajar, bahkan seseorang bisa terganggu jiwanya dan bisa berbuat criminal dari apa yang di dapat pada game online tersebut.

Untuk mencegah seseorang kecanduan game online, ada beberapa hal yang harus dilakukan khususnya para orang tua. Di antaranya:

  1. Bekerja sama dengan guru di sekolah untuk turut mementau perkembangan belajar siswa.
  2. Menjalin hubungan informal agar anak bias terbuka pada orang tua, sehingga orang tua bias memberikan pendidikan pada anak tanpa ada yang merasa di hakimi
  3. Belajar tentang game online. Sehngga bias berdiskusi dengan sang anak tentang permainan tersebut. Jika ini terjadi, anak tidak akan mencari teman-temannya untuk sekedar berdiskusi tentang game online, sehingga anak lebih betah di rumah karena mendapatkan kawan yang mengerti tentang dunia mereka.
  4. Berikan waktu khusus bermain game online, dan tegasi sang anak untuk tidak bermain di luar waktu yang telah di sepakati, ini menunjukkan bahwa tidak hanya sekedar melarang namun memberikan kelonggaran. Di sisi lain bias memberikan pelajaran kepada anak untuk  bertanggung jawab pada waktu yang dimilikinya.

     

 

1.5 TEORI

teori tentang bermain dibagi menjadi dua, yaitu teori klasik dan teori modern“. Sedangkan menurut Resmini dan Hartati menyatakan bahwa : “teori permainan dibagi menjadi dua, yaitu teori klasik dan teori dinamik”. Teori klasik mencakup aspek-aspek diantaranya teori surplus energi,  relaksasi, rekapitulasi , pralatihan, dan fenomenologis. Dan teori dinamik mencakup aspek kontrukstivisme serta teori psikodinamik.

Berikut ini adalah beberapa teori tentang permainan :  

Teori Klasik

 1. Teori Relaksasi

Schaller dan Morrizt Lazarus menerangkan bahwa “permainan merupakan permainan adalah kegiatan manusia yang berlawanan dengan kerja dan permainan merupakan cara yang ideal untuk memulihkan tenaga“. Selain itu permainan merupakan imbangan antara kerja dan istirahat. Orang yang merasa jenuh akan bermain untuk mengadakan pelepasan agar dapat mengembalikan kesegaran jasmani maupun rohani.


2. Teori Surplus Energi

Teori surplus energi adalah kebalikan dari teori relaksasi, teori ini dikemukakan oleh Herbert Spencer. Spencer menyatakan bahwa “bermain terjadi akibat energi yang berlebihan dan ini hanya berlaku pada manusia dan binatang dengan tingkat evaluasi yang tinggi“. Kelebihan tenaga dimaksudkan sebagai kelebihan energi, kelebihan kekuatan, serta kelebihan vitalitas yang disalurkan melalui bermain.

3. Teori Rekapitulasi

Pencetus teori ini adalah G. Stanley Hall. Yang didasari oleh teori evolusi dari Charles Darwin. Teori ini menyatakan bahwa anak merupakan mata rantai dari evolusi binatang hingga menjadi manusia. Sedangkan Tedjasaputra menerangkan bahwa “teori rekapitulasi berhasil memberi penjelasan lebih rinci mengenai tahapan kegiatan bermain yang mengikuti urutan sama seperti urutan evolusi mahluk hidup“. Misalnya : anak memiliki kesenangan ketika bermain air. Air dapat dikaitkan dengan kebiasaan nenek moyangnya, spesies ikan juga mendapat kesenangan didalam air.

4. Teori Pralatihan

Teori ini di kemukakan oleh Karl Groos, dasar teori ini adalah teori alamiah dari Charles Darwin. Groos menyatakan bahwa “binatang dapat mempertahankan hidupnya karena ia memperoleh keterampilan melalui bermain“. Bayi baru lahir dan binatang mewarisi sejumlah instingtif yang tidak sempurna dan insting ini penting guna mempertahankan hidupnya. Contoh : anak kucing yang berlari sambil mengejar dan menangkap bola sebagai latihan untuk menangkap mangsanya. Contoh lainnya adalah bayi yang menggerak-gerakan jari, tangan, kaki yang tidak lain merupakan latihan untuk mengontrol anggota tubuhnya.Dari contoh-contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan dan meningkatkan insting.

5. Teori Fenomenologis
Seorang sarjana Belanda  yang bernama Professor Kohnstamm mengembangkan teori fenomenologi yang menyatakan bahwa “permainan merupakan suatu fenomena atau gejala yang nyata, yang mengandung unsur-unsur permainan”. Anak-anak mendapat dorongan untuk menghayati dorongan untuk menghayati suasana bermain itu. Anak-anak tidak menargetkan untuk mendapatkan prestasi tertentu, tetapi anak bermain untuk permainan itu sendiri.

Teori Modern

1. Teori Psikoanalisis

Menurut Sigmund Freud “bermain sama seperti fantasi atau lamunan, melalui bermain orang dapat memproteksikan harapan-harapan maupun konflik pribadi”. Bermain berperan penting dalam perkembangan anak. Anak dapat mengeluarkan semua perasaan negatif, seperti pengalaman yang tidak menyenangkan/traumatik, dan harapan-harapan yang tidak terwujud dalam realita melalui bermain. Sebagai contoh, setelah mendapat hukuman fisik dari guru, anak dapat menyalurkan perasaan marahnya dengan bermain pura-pura memukul boneka.


Berdasarkan pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa teori ini berdasar pada anggapan bahwa bermain dapat mencapai tahap psikologi bagi sesorang dalam memunculkan imajinasi atau fantasinya.

2. Teori Kognitif

Jean Piaget, Vygotsky, Bruner, serta Sutton Smith adalah tokoh-tokoh yang tergabung dalam aliran ini. Masing-masing orang memberikan pandangannya tentang teori ini, diantaranya :

Piaget mengungkapkan bahwa tentang bermain yang di dasarkan pada  teori perkembangan intelektual anak yang menyatakan bahwa : “bermain sejalan dengan perkembangan kognisi anak. Kegiatan ini mengalami perubahan dari tahap sensor-sensor motorik, bermain secara khayal sampai kepada bermain sosial yang didasari peraturan”. Bermain tidak hanya mencerminkan perkembangan anak, tetapi juga turut adil dalam berkembangnya kognisi anak, dan pada dasarnnya terdapat dua hal yang menunjang adaptasi perkembangan belajar, yaitu : akomodasi dan asimilasi.

Vygotsky berpendapat bahwa “bermain didasari karena ketidakmampuan anak berpikir secara abstrak, bermain mrupakan self helf tool”. Dalam bermain anak mampu mengontrol dirinya karena dibawah kerangka bermain anak atau dilakukan dalam situasi khayal (imajiner). Contohnya : Ketika anak menangis dan rewel ketika disuruh tidur, dalam bermain anak tersebut akan pura-pura naik ke tempat tidur tanpa menangis. Bermain dapat melatih kemampuan baru anak yang potensiak untuk diaplikasikan dalam situasi lain yang lebih formal,

Menurut Bruner, bermain merupakan sarana untuk mengembangan fleksibilitas dan kreativitas. Anak-anak lebih mementingkan proses dari bermain iu sendiri an bukan dari hasilnya.

Dan menurut Sutton Smith bermain merupakan “adaptive variability”, variabilitas memegang faktor penting dalam perkembangan manusia. 

3. Teori Singer

Bermain memberikan suatu cara untuk anak yang dapat mempercepat masuknya stimulus baik dari dunia luar maupun dari dunia dalam yaitu aktivitas otak yang secara konstan merekam dan memainkan kembali pengalaman.

4. Teori Arrousal Modulation

Dikembangkan oleh Berlyne (1960) dan kemudian dimodifikasi oleh Ellis pada tahun 1973, teori ini menekankan pada anak yang bermain sendirian atau anak yang suka menjelajah lingkungan sekitarnya. 

Sedangkan menurut Ellis menyatakan bahwa “bermain sebagai aktivitas mencari rangsang yang dapat meningkatkan arrousal secara optimal“. Bermain dapat menambah stimulasi dengan menggunakan objek baru serta tidak biasa. Contohnya adalah anak yang bermain perosotan dari atas ke bawah, ketika dia bosan maka dia akan berjalan menaiki papan perosotan dari bawah ke atas. Ini menunjukan bahwa bermain dapat meningkatkan stimulasi anak.

5. Teori Bateson 

Bateson berpendapat bahwa bermain bersifat paradoksial karena tindakan yang dilakukan anak saat bermain tidak sama dengan tindakan yang mereka maksudkan di dunia nyata.

Bermain dan permainan memiliki keterikatan antara satu dengan yang lainnya, hanya saja yang membedakan keduanya adalah aturan. Sebagaimana menurut Roffi’udin dan Zuhdi yang menyatakan bahwa “ciri utama yang membedakan antara permainan dan bermain adalah adanya aturan”.

Penerapan Teori Permainan

Di dalam suatu permainan sertiap orang harus berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Setidaknya ada 3 bagian tentang teori permainan :

 

1. One Shot : contohnya ketika orang hanya bertemu sekali dan beranggapan mereka akan bertemu sekali saja, mereka melakukan tindakan buruk dan tidak menjaga reputasi mereka. Selain itu mereka tidak memikirkan akibat yng akan terjadi sesudahnya.

2. Repeated (finite) : terjadi misalkan 5 hari kemudian dia akan mati, maka segala ekspetasi tersebut behaviour nya untuk berpikir mengenai hari ke-5. Sehingga dia akan bertidak diluar batas / luar dugaan pada hari terakhirnya itu atau disebut juga efek akhir.

 

2. Repeated (infinite) : terjadi ketika seseorang menjaga reputasinya, karena ia berkeyakinan akan berinteraksi lagi dengan orang yang sama pada masa berikutnya.

http://candrawidiant.blogspot.com/2012/09/teori-permainan-game.html

http://raditut.blogspot.com/2012/12/bahaya-game-online.html

http://tentangremaja4.blogspot.com/2012/06/pengaruh-game-online-terhadap-pelajar.html

 

TUGAS

Posted: Oktober 28, 2013 in Uncategorized

Latar Belakang

Saya mendirikan industri makanan khas daerah, saya ingin melestarikan budaya bali yaitu dibidang kuliner, Di daerah Bali saat ini diduga cukup banyak ada jenis-jenis makanan tradisional, namun jumlahnya secara pasti belum diketahui seperti sate lilit yang terbuat dari ikan , lawar, smbel matah , dll  Berdasarkan kenyataan di lapangan beberapa jenis makanan tradisional Bali yang telah dikenal. Diantara jenis-jenis makanan yang telah dikenal dan populer tersebut ada yang sangat erat kaitannya dengan pelaksanaann upacara baik adat maupun keagamaan Hindu di Bali seperti makanan lawar, sate.Upacara yang dimaksudkan adalah upacara perkawinan, upacara potong gigi, upacara piodalan dan lain-lainnya. Oleh karena itu keberadaan jenis-jenis makanan tradisional tersebut sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Di samping itu makanan tradisonal juga mempunyai peranan penting dalam penyediaan zat gizi bagi manusia dan berpotensi sebagai penghasil devisa bagi negara, khususnya bagi daerah Bali.Tapi disini saya lebih menonjolkan makanan tradisonalnya yaitu Ayam betutu . Betutu yang berasal dari kata Tunu (baker) dan dirangkai dengan kata Be ( daging ayam). Sehingga berarti betutu ayam merupakan daging yang dibakar, hanya saja proses pembakarannya berbeda dengan dengan produk lain. Inilah keunikan betutu ayam yang bisa memberikan aroma, rasa dan penampilan khas dan tiada duanya di bumi Nusantara. Daging ayam yang telah dibersihkan, ditambah bumbu (base genep) kemudian dibalurkan seluruh permukaan tubuh ayam dan sebagian lagi dimasukkan dalam rongga abdomennya.

Kemudian direbus (bila perlu) atau langsung dibakar. Aroma khas muncul karena adanya pemanasan menyebabkan air menguap, lemak daging berantai pendek ikut menguap dan semakin panas/kering uap semakin banyak aromanya semakin kuat dan enak. Pembuatan betutu ayam saat ini sedikit beda dengan aslinya mengakibatkan aroma dan kegurihannya kurang memikat selera konsumen serta waktu kadaluarsanya berkurang.

 

Segmentasinya

Di dalam industri makanan ini saya ingin menjual secara langsung atau juga bisa melalui online, supaya kosumen dapat merasakan makanan ini, dan saya mebuka cabang di mana-mana , saya mempunyai sekitar 7 cabang di daerah jakarta dan 3 di daerah bali.

 

Manajemen

Saya mempunyai hampir 20 karyawan disetiap cabangnya, harga satu paket ayam betutu di bandrol sekitar Rp60.000 dan keuntungan menjual Ayam betutu ini bisa sampai Rp 100 jt perbulan nya belum termasuk laba bersihnya

 

NB : ini hanyalah tugas tugas

tulisan artikel

Posted: Juni 17, 2013 in Uncategorized

Artikel Kesehatan : Artikel Kesehatan Lingkungan
Kesehatan adalah anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya. Maka hendaklah sebagai hamba-Nya kita berusaha menjaga dan memelihara kesehatan kita. Karena kesehatan tidak ternilai harganya. Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan sungguh sangat berharga.
Tubuh yang sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, menkomsumsi makananan bergizi, dan lingkungan yang sehat dan bersih. Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita perhatikan karena kesibukan dalam bekerja sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Akibat dari lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satu yang mengkhawatirkan adalah deman berdarah (DBD) karena dapat menyebabkan kematian.
Kesehatan lingkungan sangat penting untuk dijaga bersama dan harus ada kesadaran dari tiap masyarakat dari semua kalangan betapa penting dan berharganya kesehatan lingkungan.
Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umumdan secara khusus.
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara umum, antara lain:
  1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
  1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan
    http://www.artikelbagus.com/2012/04/artikel-kesehatan-lingkungan.html

STRUKTUR PASAR

Posted: Mei 15, 2013 in Uncategorized

STRUKTUR PASAR

  1. I.            Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.

 

5 karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan pasar persaingan sempurna yaitu :

1)      Homogenitas Produk(Homogeneous Product)

2)      Pengetahuan Sempurna (Perfect Knowledge)

3)      Output Perusahaan Relatif Kecil (Small RelativelOutput)

4)      Perusahaan Menerima Harga Yang DitentukanPasar (Price Taker)

5)      Keleluasaan Masuk – Keluar Pasar (Free Entry and Exit)

 

Permintaan dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna

a)      Permintaan

slide0002_image001

Keterangan :

Diagram 8.1.a  Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran.

Diagram 8.1.b  Jumlah output perusahaan relative sangat kecil dibanding output pasar, maka berapa pun yang dijual perusahaan harga relative tidak berubah.

b)     Penerimaan

slide0002_image003

 

Keterangan :

Diagram 8.2.a Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata – rata (AR) sama dengan kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P)

Diagram 8.2.b  Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak mulai dari titik (0,0).

 

  1. II.            Pasar Monopoli

Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.

h5

Ciri-ciri Pasar Monopoli , yaitu :

ü  Tidak mempunyai barang pengganti

ü  Tidak dapat kemungkinan untuk masuk ke dalam industry

ü  Dapat mempengaruhi harga

ü  Promosi iklan kurang diperlukan

Faktor – faktor yang menimbulkan monopoli :

 

1.      Perusahaan monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi hingga ke tingkat produksi yang sangat tinggi

2.      Perusahaan monopoli mempunyai suatu sumber daya yang dapat dikatan unik dan tifak dimiliki perusahaan lain.

3.      Monopoli wujud dan berkembang melalui undang – undang, yaitu pemerintahan member hak monopoli kepada perusahaan tersebut.

 

  1. III.             Pasar Monopilistis

Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.

Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan.

 

Struktur Pasar Persaingan Monopolistik

Struktur pasar monopolistik hampir sama dengan pasar persaingan sempurna. Di dalam industri terdapat banyak perusahaan yang bebas keluar masuk, namun produk yang dihasilkan tidak homogen melainkan terdiferensiasi (differentiated product), namun perbedaan barang antar satu produk dengan produk yang lain tidak terlalu besar.

Diferensiasi ini mendorong perusahaan untuk melakukan persaingan nonharga. Walaupun demikian output yang dihasilkan sangat mungkin saling menjadi subtitusi. Perusahaan memiliki kemampuan monopoli yang relatif terbatas.

 

Karakteristik Pasar Persaingan Monopolistik

  1. Produk yang terdiferensiasi (differentiated product).
  2. Jumlah perusahaan banyak dalam industry (large number of firms).
  3. Bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit).

 

Keseimbangan Pasar Monopolistik

Kurva permintaan lebih elastis (tidak sampai elastisitas sempurna) dibanding kurva permintaan pasar monopoli.

  • Dalam jangka pendek keseimbangan pasar:
  1. Kurva permintaan menurun sedikit demi sedikit akibatnya kurva D tidak berimpit dengan MR.
  2. Besarnya permintaan bukan permintaan seluruh pasar namun dari sebagian pasar.
  3. Keuntungan maksimum dicapai bila MR=MC

 

  • Keseimbangan pasar dalam jangka panjang:karena semakin banyaknya perusahaan yang masuk ke dalam pasar maka dalam jangka panjang perusahaan hanya akan memperoleh keuntungan normal namun perbedaannya dengan pasar persaingan sempurna adalah:
  1. P lebih tinggi, AC lebih tinggi.
  2. Kegiatan produksi belum mencapai kondisi yang optimal (saat AC terendah).

 

Penilaian Pada Pasar Persaingan Monopolistik

  • Penggunaan sumber daya/faktor-faktor produksi pasar persaingan sempurna lebih efisien dibanding pasar persaingan monopolistik karena kapasitas produksinya dibawah tingkat yang optimal.
  • Differensiasi produknya jauh lebih baik daripada pasar persaingan sempurna.
  • Dorongan untuk melakukan inovasi teknologi pada pasar ini sangat terbatas karena dalam jangka panjang pasar hanya dapat memperoleh keuntungan normal.
  • Distribusi pendapatan produsen merata.

 

Persaingan Bukan Harga

Persaingan bukan harga adalah kegiatan usaha diluar perubahan harga yang dilakukan oleh perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli.

Persaingan bukan harga dapat dibedakan menjadi dua jenis:

a)    Diferensiasi produk yaitu menciptakan barang sejenis tetapi berbedacoraknya dengan produksi perusahaan lain.

b)    Iklan dan berbagai bentuk promosi penjualan. Salah satunya kegiatanpenting yang dilakukan oleh monopolis adalah melakukan promosipenjualan secara iklan. Tujuan yang hendak dicapai adalah:

  • Untuk memperkenalkan produk kepada konsumen
  • Untuk menekankan bahwa barang yang dihasilkan perusahaannya adalah barang yang terbaik.
  • Untuk memelihara hubungan baik dengan para konsumen.

Persaingan Ekonomi Pasar Monopolistik

Persaingan monopolistik merupakan suatu jenis pasar yang digolongkan berdasarkan :

  1. Sejumlah besar perusahaan,
  2. Produk-produk yang dibedakan dan tidak dilihat sebagai pengganti sempurna oleh konsumen
  3. Beberapa kemampuan penjual untuk menetapkan harga yang mereka inginkan
  4. Jalan masuk bebas masuk dan keluar dari pasar tersebut
  5. Kepercayaan yang berat terhadap tindakan-tindakan non harga untuk membedakan produk seseorang.
  6. Bentuk pasar persaingan monopolistik adalah keadaan biasa yang ekstrim.
  7. Sebagian besar operasi-operasi eceran berada dalam bentuk pasar ini.

Efesiensi Pasar Persangan Monopolistik

Ada tiga bentuk efisiensi pasar berdasarkan pada tingkat penyerapan informasinya, yaitu

1.   Efisiensi pasar bentuk lemah adalah dimana harga saat ini telah memasukkan semua informasi perdagangan dan harga di masa lalu. Artinya harga saat ini merupakan alat prediksi terbaik harga masa mendatang.

2.   Efisiensi pasar bentuk semi kuat adalah dimana informasi yang tercermin dalam harga lebih dari sekedar sejarah harga, namun juga mencerminkan semua informasi yang tersedia secara umum.

3.   Efisiensi pasar bentuk kuat adalah dimana harga mencerminkan semua informasi yang kemungkinan semua dapat diketahui.

 

Kelebihan Pasar Persaingan Monopolistik

1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.

2.Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.

3.Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

4.Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

 

Kelemahan Pasar Persaingan Monopolistik

1.Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.

2.Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.

3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.

 

  1. IV.            Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Pasar Oligopoli adalah suatu pasar dimana terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang-barang yang saling bersaingan. Ini merupakan sifat utama dari pasar oligopoli Pasar Oligopoli merupakan salah satu jenis dari pasar persaingan tidak sempurna. Dimana pasar Oligopoli merupakan pasar yang hanya terdapat beberapa perusahaan atau penjual yang memproduksi barang sejenis.
Faktor-faktor Penyebab terbentuknya Pasar Oligopoli
a. Efisiensi Skala Besar

b. Kompleksitas Manajemen

 

Ciri – Ciri Pasar Oligopoly
a. Pasar oligopoly hanya terdiri atas sekelompok kecil perusahaan.
b. Barang yang diproduksi adalah barang yang standar, bersifat homogen dan bisa juga berbeda

c. Terdapat banyak pembeli di pasar

d. Hanya ada beberapa perusahaan(penjual) yang menguasai pasar.

e. Adanya hambatan bagi pesaing baru.

f. Adanya saling ketergantungan antar perusahaan (produsen).

h. Advertensi (periklanan) sangat penting dan intensif.

i. Sulit Dimasuki Perusahaan Baru

j. Harga Jual Tidak Mudah Berubah

 

Sifat- sifat pasar oligopoly :

  1. Harga produk yang dijual relatif sama
  2. Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
  3. Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
  4. Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

 

Faktor – Faktor Penghambat Pasar Oligopoli

  1. Hak paten yang tidak memungkinkan perusahaan lain memproduksi barang yang sama.
  2. Modal yang di butuhkan terlalu besar, para pengusaha enggan untuk menanggung risiko yang besar.
  3. Perusahaan lama telah terkenal sehingga sulit untuk tersaingi sehingga menimbulkan risiko yang besar bagi perusahaan baru.
  4. Skala Ekonomis
  5. Ongkos produksi yang berbeda antar perusahaan

 

Kelebihan Dan Kelemahan Pasar Oligopoli

a. Kelebihan pasar oligopoly

  1. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
  2. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
  3. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
  4. Adanya penerapan teknologi baru

 

b. Kelemahan pasar oligopoly

  1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
  2. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
  3. Bisa timbul pemborosan biaya produksi
  4. Sulit ditembus / dimasuki perusahaan baru
  5. Bisa berkembang ke arah monopoli perusahaan dalam pasar oligopoli

 

Macam – Macam Pasar Oligopoli
a. Oligopoli murni adalah menjual barang yang homogen.

Biasanya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan bahan mentah atau merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik.
b. Oligopoli Diferensial

adalah menjual barang berbeda corak. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir atau merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan.

 

Hubungan Antara Perusahaan-perusahaan Dalam Pasar Oligopoli

  • Oligopoli dengan kesepakatan (Collusive Oligopoly)

Kesepakatan antara perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa kesepakatan harga dan produksi (kesepakatan ini kadang disebut sebagai “kolusi” atau “kartel”) dengan tujuan menghindari perang harga yang akan membawa kerugian bagi masing-masing perusahaan pada kondisi tertentu (contoh adalah kesepakatan produksi dan harga pada OPEC). Bentuk persepakatan ini biasanya mengatur tentang banyaknya jumlah produksi yang boleh dihasilkan oleh masing-masing perusahaan berikut dengan harganya yang sama juga. Kesepakatan dalam jumlah produksi dapat berupa pembagian secara merata, yaitu pembagian produksi yang didasarkan pada banyaknya jumlah permintaan efektif di pasar terhadap jumlah perusahaan yang menghasilkan produk yang sama.

  • Oligopoli tanpa kesepakatan (Non Collusive Oligopoly)

Terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi dalam pasar persaingan ini sehubungan dengan tingkat harga dan jumlah produksi (produk yang dihasilkan relatif sama) yaitu sebagai berikut :

1)      Bila terdapat satu perusahaan yang mencoba memperbanyak jumlah produksinya agar harga jual produknya relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya, maka biasanya langkah ini akan diikuti oleh pesaing dengan menurunkan harga jual produknya.

2)      Bila satu perusahaan mulai menurunkan harga jual produknya tanpa menambah jumlah produksinya dengan maksud untuk menguasai pangsa pasar, maka langkahnya akan diikuti oleh perusahaan lain, baik dengan cara menurunkan harganya semata atau menurunkan harga dengan cara menjual lebih banyak produknya di pasar.

3)      Bila satu perusahaan menaikkan harga jual produknya, baik dengan cara langsung pada
penurunan harga ataupun dengan cara mengurangi jumlah produksinya, maka perusahaan lain relatif tidak akan mengikutinya.

 

Dampak Positif dan Negatif Pasar Oligopoli

  1. Dampak Positif Pasar Oligopoli

Karena keuntungan yang besar maka dapat menciptakan inovasi yang sangat berguna, bahkan lebih baik dari monopoli. Oligopolis biasanya menggunakan sebagian dari kentungan mereka untuk Penelitian dan Pengembangan sehingga memberi dampak positif bagi kemajuan teknologi

  1. Dampak Negatif Pasar Oligopoli
    1. Kemungkinan adanya keuntungan yang terlalu besar (excess profit) yang dinikmati oleh para produsen oligopoli dalam jangka panjang.
    2. Kemungkinan adanya ketidak efisienan produksi karena setiap produsen tidak beroperasi pada AC minimum.
    3. Kemungkinan adanya “eksploitasi” terhadap konsumen maupun buruh seperti kasus monopoli.
    4. Ketegaran harga (terutama ke bawah) sering dikatakan menunjang adanya inflasi yang kronis; dan ini merugikan masyarakat secara makro.

 

Perilaku Oligopoli

Perilaku oligopoli tidak dapat digambarkan secara menyeluruh dan umum, tetapi merupakan teori-teori khusus yang menggambarkan perilaku untuk mencapai tujuannya (kinerja industri). Kesulitan pertama karena adanya indeterminate, yakni tidak ada titik keseimbangan yang deterministik. Beberapa teori yang diuraikan tadi adalah sekadar ilustrasi bagaimana berbagai teori itu disusun dan dirumuskan dengan asumsi-asumsinya masing-masing. Setiap pengritik, akan melihat bahwa kelemahan-kelemahan teori itu terletak pada asumsi-asumsinya.

Para ahli organisasi industri bertolak dari struktur telah mencoba melakukan kajian tentang perilaku industri oligopoli yang kolusif, yakni model pimpinan harga. Hal ini pun masih dibagi lagi atas tiga tipe, yakni tipe yang mempunyai biaya rendah, perusahaan yang dominan, dan barometrik. Teori ini menganggap bahwa perusahaan yang berskala besar mengetahui seluruh biaya perusahaan dan permintaan pasar. Semakin rendah tingkat harga semakin besar bagian kebutuhan pasar yang dapat dipasok oleh perusahaan yang berskala besar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

II. Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

  1. Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah :

Jumlah barang dan jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu.

Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan adalah :

•           Harga barang itu sendiri

•           Harga barang lain yang berkaitan

•           Tingkat pendapatan

•           Selera konsumen

•           Ekspektasi / perkiraan

Kurva Permintaan

Akibat dari adanya hukum permintaan tersebut kurva permintaan menjadi miring dari kiri atas ke kanan bawah, sehingga kurva permintaan dikatakan mempunyai kemiringan negatif, karena variable – variable yang bekerja dalam pemintaan bekerjanya berlawanan arah. Kurva permintaan tidak mungkin menyentuh sumbu P karena berapapun harganya pasti ada konsumen yang bersedia untuk membeli barang yang dihasilkan.

Berikut contoh permintaan, Ada seseorang yang ingin membeli buah jeruk, berikut tabel harga jeruk beserta permintaan jeruknya :

Harga_Pasar_6

Dari tabel di atas bisa dibuat grafik. Kurva permintaan ini memiliki kemiringan (slope) negatif atau bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. Artinya apabila harga jeruk turun, jumlah barang yang diminta bertambah atau sebaliknya (ceteris paribus). Berikut adalah kurva permintaan Buah Jeruk:

Penawaran adalah :

Jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu.

Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran adalah :

•           Harga barang itu sendiri

•           Harga sumber produksi

•           Tingkat produksi

•           Ekspektasi / perkiraan

Kurva Penawaran

Kurva penawaran mempunyai kemiringan positif artinya variable – variabelnya bekerja dalam arah yang sama. Kurva penawaran miring dari kiri bawah ke kanan atas.

2

Untuk membuat kurva penawaran kita gunakan tabel yang ada sebelumnya. Dibawah ini adalah kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Kurva penawaran mempunyai slope positif, artinya jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.

images

  1. Hukum Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Hukum Permintaan :

Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:
naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.

Hukum Penawaran:

Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

  1. Penentuan Harga Keseimbangan

Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen/penawaran dengan konsumen atau permintaan.

Pada harga keseimbangan produsen/penawaran bersedia melepas barang/jasa, sedangkan permintaan/konsumen bersedia membayar harganya. Dalam kurva harga keseimbangan terjadi titik temu antara kurva permintaan dan kurva penawaran, yang disebut Equilibrium Price. harga keseimbangan terjadi apabila proses penawaran dan permintaan berjalan seimbang Keseimbangan harga merupakan titik temu antara permintaan dan penawaran yang merupakan proses alami mekanisme pasar. Permintaan/pembeli berusaha untuk mendapatkan barang/jasa yang baik dengan harga yang murah, sedangkan penawaran/penjual berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Akibat dari tarik-menarik/tawar-menawar antara permintaan dan penawaran, maka akan tercapai titik temu yang disebut keseimbangan harga.

Masalah harga berhubungan dengan barang ekonomis, sebab barang ekonomis adanya langkah dan berguna dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan uang dengan bantuan harga. Harga adalah perwujudan nilai tukar atas suatu barang/jasa yang dinyatakan uang. Oleh karena itu harga merupakan nilai tukar obyektif atas barang/jasa dan nilai tukar obyektif itu sendiri adalah harga pasar atau harga keseimbangan. Harga pasar tidak terbentuk secara otomatis akan tetapi melalui suatu proses mekanisme pasar yakni tarik menarik antara kekuatan pembeli dengan permintaannya dan kekuatan penjual dengan.penawarannya.

Berdasarkan pengertian tersebut maka harga keseimbangan dapat di tarik kesimpulan adalah suatu tingkat harga yang telah disepakati oleh pembeli dan penjual di pasar. Harga keseimbangan ditunjukkan oleh titik temu antara kurva permintaan yang merupakan keinginan para pembeli dan kurva penawaran yang yang merupakan kehendak para penjual.

Penentuan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan dalam keadaan keseimbangan dapat dilakukan melalui tiga cara/pendekatan :

1.    Pendekatan tabel (angka)

2.    Pendekatan grafik (kurve)

3.    Pendekatan matematik

Untuk menentukan keadaan keseimbangan pasar kita dapat menggabungkan tabel permintaan dan tabel penawaran menjadi tabel permintaan dan penawaran. Keadaan keseimbangan pasar dapat ditentukan dengan menggabungkan kurve permintaan dan kurve penawaran menjadi kurve permintaan dan penawaran. Keadaan keseimbangan dapat pula ditentukan secara matematik, yaitu dengan memecahkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran secara serentak atau simultan.

1.    Pendekatan tabel (angka)

Menentukan harga dan kuantitas keseimbangan dapat menggunakan gabungan tabel permintaan dan tabel penawaran. Permintaan menunjukkan berapa jumlah barang yang dikehendaki pembeli dalam harga-harga tertentu sedangkan penawaran menunjukkan berapa jumlah barang yang akan dijual oleh penjual pada harga-harga tertentu. Keseimbangan harga dan kuantitas menunjukkan bahwa adanya kesamaan jumlah barang yang ditawarkan dan diminta pada harga tertentu.

 

Untuk mempermudah dalam mempelajarinya marilah kita memperhatikan tabel permintaan dan penawaran akan pensil di Toko ABC berikut.

 

Tabel permintaan pensil di toko ABC

Situasi

Harga

Jumlah yang diminta

(QD)

A

Rp.  1.000

  50.000

B

Rp     900

  75.000

C

Rp     800

100.000

D

Rp     700

125.000

E

Rp     600

150.000

 

Tabel penawaran pensil di toko ABC

Situasi

Harga

Jumlah yang ditawarkan

(QS)

A

Rp.  1.000

150.000

B

Rp     900

125.000

C

Rp     800

100.000

D

Rp     700

  75.000

E

Rp     600

  50.000

 

Situasi

Harga

Jumlah yang diminta

(QD)

Jumlah yang ditawarkan

(QS)

Posisi

A Rp.  1.000

  50.000

150.000

Surplus 100.000 unit
B Rp     900

  75.000

125.000

Surplus   50.000 unit
C Rp     800

100.000

100.000

Ekuilibrium
D Rp     700

125.000

  75.000

Shortage/kekurangan 50.000 unit
E Rp     600

150.000

  50.000

Shortage/kekurangan 100.000 unit

 

 

 

Kedua tabel di atas dapat digabungkan, maka akan tampak sebagai berikut:

2.    Pendekatan grafik (kurve)

Penentuan titik keseimbangan dengan menggunakan pendekatan kurva yaitu pertemuan/titik potong antara kurva permintaan dan kurva penawaran. Berdasarkan titik potong inilah akan diketahui besarnya kuantitas dan harga pada saat keseimbangan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut.

Berdasarkan tabel permintaan pensil di Toko ABC dapat digambar kurva permintaan sebagai berikut.

Kurva Permintaan

Kurva Penawaran

 

 

 

Apabila kurva permintaan digabungkan, maka akan tampak sebagai berikut.

 

Kurva keseimbangan harga atau keseimbangan permintaan dan penawaran digambarkan seperti gambar di atas. Berdasarkan kurva tersebut, dapat dilihat bahwa titik keseimbangan berada pada titik (100.000, 800). Hal ini berarti bahwa pada saat harga Rp. 800,00 jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan sebesar 100.000 unit.

1.      Pendekatan matematik

dffsdf

Pada pokok pembahasan permintaan dan penawaran telah dipelajari fungsi permintaan dan fungsi penawaran. Dimana bahwa fungsi permintaan yaitu f (QD) = a – bP sedangkan fungsi penawaran dapat diketahui bahwa f (QS) = a + bP.

Ekuilibrium/keseimbangan dapat terjadi apabila jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta. Berdasarkan hal ini, maka dapat disusun secara matematis bahwa ekuilibrium adalah jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta sebagai berikut.

 

QD = QS      atau PD = PS

 

Contoh:

Diketahui bahwa fungsi permintaan adalah Qd = 1.500 – 1 P sedangkan fungsi penawaran adalah Qs = – 100 + 1 P. Berapakah kuantitas dan harga pada saat keseimbangan pasar terjadi?

 

Jawab:

Qs = Qd

-100 +1 P =1.500 –1 P

2 P  = 1600

P  = 800

Kemudian disubsitusikan kesalah satu persamaan

Qs = – 100 + 1 P

Q    =  –  100 +  800

Q    =  700

 

Jadi titik keseimbangan terjadi pada saat harga Rp 800 dengan jumlah yang diminta maupun yang ditawarkan sebesar 700 unit.

tugas

Posted: Desember 1, 2012 in Uncategorized

Sekilas Jasa Marga

Untuk mendukung gerak pertumbuhan ekonomi, Indonesia membutuhkan jaringan jalan yang handal. Melalui Peraturan Pemerintah No. 04 Tahun 1978, pada tanggal 01 Maret 1978 Pemerintah mendirikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tugas utama Jasa Marga adalah merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara jalan tol serta sarana kelengkapannya agar jalan tol dapat berfungsi sebagai jalan bebas hambatan yang memberikan manfaat lebih tinggi daripada jalan umum bukan tol.

Pada awal berdirinya, Perseroan berperan tidak hanya sebagai operator tetapi memikul tanggung jawab sebagai otoritas jalan tol di Indonesia. Hingga tahun 1987 Jasa Marga adalah satu-satunya penyelenggara jalan tol di Indonesia yang pengembangannya dibiayai Pemerintah dengan dana berasal dari pinjaman luar negeri serta penerbitan obligasi Jasa Marga dan sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Perseroan, Jalan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan industri jalan tol di Tanah Air yang mulai dioperasikan sejak tahun 1978.

Pada akhir dasawarsa tahun 80-an Pemerintah Indonesia mulai mengikutsertakan pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan jalan tol melalui mekanisme Build, Operate and Transfer (BOT). Pada dasawarsa tahun 1990-an Perseroan lebih berperan sebagai lembaga otoritas yang memfasilitasi investor-investor swasta yang sebagian besar ternyata gagal mewujudkan proyeknya. Beberapa jalan tol yang diambil alih Perseroan antara lain adalah JORR dan Cipularang.

Dengan terbitnya Undang Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan yang menggantikan Undang Undang No. 13 tahun 1980 serta terbitnya Peraturan Pemerintah No. 15 yang mengatur lebih spesifik tentang jalan tol terjadi perubahan mekanisme bisnis jalan tol diantaranya adalah dibentuknya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai regulator industri jalan tol di Indonesia, serta penetapan tarif tol oleh Menteri Pekerjaan Umum dengan penyesuaian setiap dua tahun. Dengan demikian peran otorisator dikembalikan dari Perseroan kepada Pemerintah. Sebagai konsekuensinya, Perseroan menjalankan fungsi sepenuhnya sebagai sebuah perusahaan pengembang dan operator jalan tol yang akan mendapatkan ijin penyelenggaraan tol dari Pemerintah.

Sejarah Perusahaan

Periode I

1978 -1987

Operator Tunggal Jalan Tol

1978 – Jasa Marga didirikan sebagai operator tunggal jalan tol, dengan bidang usaha pengelolaan, pemeliharaan, dan pengadaan jaringan jalan tol

1978 – Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) dioperasikan

1979 – Jembatan Tol Rajamandala dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah pada tahun 2003

1981 – Jembatan Tol Tallo Lama (Ujung Pandang) dioperasikan, dan diserahkan pengelolaanya kepada PT Bosowa Marga Nusantara tahun 1995

1981 – Jembatan Tol Wonokromo (Surabaya) dioperasikan, dan dikembalikan ke Pemerintah tahun 1986

1982 – Jembatan Tol Kapuas dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah tahun 1991

1982 – Jembatan Tol Mojokerto dioperasikan, namun dikembalikan kepada pemerintah tahun 2003

1984 – Jalan Tol Jakarta-Tangerang dioperasikan

1983 –Jalan Tol Semarang Seksi A (Srondol – Jatingaleh) dioperasikan

1985 – Jalan tol Prof.Dr. Ir. Sedyatmo (Bandara) dioperasikan

1986 – Jalan Tol Belawan Medan Tanjung Morawa dioperasikan

1986 – Jalan Tol Surabaya-Gempol-Mojokerto dioperasikan

Periode II

1987 -2004

Operator dan Otorisator Jalan Tol

Pemerintah memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk berpartisipasi dalam mengusahakan jalan tol melalui sistem build, operate dan trnasfer (BOT) dengan Jasa Marga

1987  – Jalan Tol dalam kota ruas Cawang-Semanggi dioperasikan

1987 – Jalan Tol Semarang Seksi B (Jatingaleh-krapyak) dioperasikan

1988 – Jalan Tol Jakarta-Cikampek dioperasikan

1989 – Jalan Tol Dalam kota ruas Semanggi-Grogol dioperasikan

1991 – Jalan Tol Padalarang-Cileunyi dioperasikan

1995 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1996 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1998 – Jalan Tol Palimanan Kanci dioperasikan

1998 – Jalan Tol Semarang Seksi C (Jangli-Kaligawe) dioperasikan

1999 – Jalan Tol Serpong-Ulujami (Serpong-Bintaro Viaduct) dioperasikan

2003 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dioperasikan oleh PT Jalantol  Lingkarluar Jakarta (anak perusahaan Jasa Marga

2003 – Jalan Tol Cipularang Tahap I (Padalarang bypass dan Dawuan-Sadang)dioperasikan

Periode III

2004 – Sekarang

Pengembang dan Operator Jalan Tol

Fungsi  Otorisator dikembalikan kepada Pemerintah  (Departemen PU), Jasa Marga menjadi operator murni

2005 – Jalan Tol Cipularang Tahap II  (Sadang-Padalarang Utara) dioperasikan, Jakarta-Bandung tersambung melalui tol

2006 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (seksi Taman Mini-Jati Asih) dioperasikan

2006 – Jalan Tol Surabaya-Gempol, Ruas Porong-Gempol ditutup akibat terendam lumpur

2007 – Jalan Tol Lingkar luar Jakarta  Rorotan-Ulujami sepanjang 45 km dioperasikan

2007 – PT Jasa Marga (Persero) Tbk  menjadi perusahaan terbuka melalui IPO (initial Public Offering) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia

2008 – Jalan Tol Bogor Ring Road dioperasikan oleh PT Marga Sarana Jabar, anak perusahaan  Jasa Marga

2009 – Jembatan Tol Suramadu dioperasikan oleh Jasa Marga cabang Surabaya-Gempol

2011 – Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IA, dioperasikan oleh PT Marga Nujyasumo Agung, anak perusahaan Jasa Marga

2011 – Jalan Tol Semarang-Solo Tahap I, Ruas Semarang-Ungaran, dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan Jasa Marga

Struktur Organisasi

 

n

Produknya

Jalan Tol

Bidang usaha Jasa Marga adalah membangun dan menyediakan jasa pelayanan jalan tol. Untuk itu Jasa Marga melakukan aktifitas usaha sebagai berikut:

  1. Melakukan investasi dengan membangun jalan tol baru.
  2. Mengoperasikan dan memelihara jalan tol.
  3. Mengembangkan usaha lain, seperti tempat istirahat, iklan, jaringan serat optik dan lain-lain, untuk meningkatkan pelayanan kepada pemakai jalan dan meningkatkan hasil usaha perusahaan.
  4. Mengembangkan usaha lain dalam koridor jalan tol.

Saat ini Jasa Marga mengelola dan mengoperasikan 13 hak pengusahaan (konsesi) jalan tol melalui sembilan kantor cabang dan satu anak perusahaan yaitu :

  1. Jalan tol Jagorawi
  2. Jalan Tol Jakarta-Tangerang
  3. Jalan Tol Jakarta- Cikampek
  4. Jalan Tol Dalam Kota Jakarta
  5. Jalan Tol Prof. Dr.Ir. Sedyatmo
  6. Jalan Tol Serpong-Pondok Aren (dioperasikan oleh JLJ)
  7. Jalan Tol Cikampek -Purwakarta-Cileunyi
  8. Jalan Tol Padalarang –Cileunyi
  9. Jalan Tol Palimanan-Kanci
  10. Jalan Tol Semarang
  11. Jalan Tol Surabaya Gempol
  12. Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa
  13. Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (dioperasikan oleh JLJ)


Dibawah ini adalah anak perusahaan Jasa Marga pemegang konsesi Jalan Tol :

  1. PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ) Jalan Tol JORR kepemilikan rsaham sebesa 99%
  2. PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Jalan Tol Bogor Ring Road kepemilikan saham sebesar 55%
  3. PT Trans Marga Jateng (TMJ) Jalan Tol Semarang-Solo kepemilikan saham sebesar 60%
  4. PT Marga Trans Nusantara (MTN) Jalan Tol JORR II Serpong-Kunciran kepemilikan saham sebesar 60%
  5. PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) Jalan Tol Surabaya-Mojokerto kepemilikan saham sebesar 55%
  6. PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) Jalan Tol JORR W2 Utara kepemilikan saham sebesar 65%
  7. PT Trans Marga Jatim Pasuruan (TMJP) Jalan Tol Gempol-Pasuruan kepemilikan saham sebesar 80%
  8. PT Marga Kunciran Cengkareng (MKC) Jalan Tol JORR II Kunciran-Cengkareng kepemilikan saham sebesar 75%
  9. PT Margabumi Adhikaraya (MBAR) JAlan Tol Gempol-Pandaan dengan kepemilikan saham sebesar 52%
  10. PT Jasamarga Bali Tol Jalan Tol Benoa Bali dengan kepemilikan saham sebesar 60%

Layanan Jalan Tol

Sebagai pemimpin pasar di industri jalan tol, pengoperasian jalan tol yang dilakukan Jasa Marga  merupakan acuan dan telah mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak.  Selain itu Jasa Marga terus meningkatkan mutu pengoperasian jalan tol  berbasis sertifikasi ISO, serta penerapan Malcolm Baldridge .

Semua bentuk pelayanan Jasa Marga merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap service excellence kepuasan masyarakat luas pengguna jalan tol di Indonesia, melalui pemberian jasa yang modern, berkualitas dan semakin efisien.

Pelayanan yang dilakukan oleh Perseroan dilakukan sebagai berikut :

PELAYANAN TRANSAKSI

Jasa Marga menerapkan system transaksi

  1. Sistem tertutup, yaitu pengguna jalan mengambil tiket di gerbang tol masuk dan membayar di gerbang keluar
  2. Sistem terbuka, yaitu pengguna jalan langsung hanya membayar di gerbang tol masuk,

Adapun berbagai pelayanan terkait dengan transakaski  tol yaitu :

  • Penambahan Kapasitas  Gerbang Tol
  • Otomatisasi transaksi melalui e-toll card dan KTME
  • Penyempurnaan system transaksi (dari tertutup menjadi terbuka)
  • Penerapan Gardu Tanpa Orang (GTO)

PELAYANAN LALU LINTAS

Pelayanan dilakukan selama 24 Jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa henti, melalui armada pelayanan sebanyak 271 kendaraan

Jasa Marga terus memodernkan pelayanan lalu lintas melalui

  • Peningkatan pelayanan armada  dengan memperbaharui  kendaraan layanan jalan tol yang dapat memberikan rasa nyaman dan bersahabat bagi pengguna jalan tol

PELAYANAN KONSTTRUKSI JALAN

  • Dalam melayani pengguna jalan Jasa Marga selalu memastikan jalan tol dalam kondisi prima dan nyaman untuk dilalui.
  • Berbagai program pelayanan konstruksi adalah :
    • Zero pot hole ( tidak ada lubang )
    • Scraping Filing dan overlay , adalah pemeliharaan rutin yang dilakukan Jasa Marga untuk menjaga kondisi jalan selalu pada performa yang tinggi.
    • Pelebaran atau penambahan kapasitas jalan, dilaksanakan untuk menjaga agar kecepatan tempuh pengguna jalan tetap terjaga

Standar Pelayanan Minimal

Standar Pelayanan Minimal (SPM) ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 392/PRT/M/2005 tanggal 31 Agutus 2005 tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol yang harus dicapai oleh Badan Usaha Jalan Tol dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
pengguna jalan tol.

Dalam Pengoperasian Jalan Tol Jasa Marga selalu memnuhi  SPM yang meliputi substansi pelayanan sebagai berikut:

1. Kondisi jalan tol
2. Kecepatan tempuh rata-rata
3. Aksesibilitas
4. Mobilitas
5. Keselamatan
6. Unit Pertolongan/Penyelamatan dan bantuan pelayanan

SDM

PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai sebuah perusahaan yang konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik ( Good Corporate Governance GCG), mengundang tenaga muda yang memiliki jiwa kepemimpinan dan integritas tinggi, untuk bergabung mengembangkan perusahaan dalam bidang pengembangan dan pengoperasian jalan tol. Seleksi penerimaan karyawan baru mencakup bidang-bidang :

  1. Teknik Sipil : Umum, Transportasi
  2. Teknik Arsitektur
  3. Teknik Elektro
  4. Teknik Industri
  5. Teknik Informatika
  6. Teknik Lingkungan
  7. Ekonomi : Akuntansi, Perpajakan, Manajemen
  8. Manajamen Bisnis
  9. Hukum : Umum, Acara, Bisnis
  10. Sarjana Psikologi / Psikolog
  11. Komunikasi

Persyaratan Umum bagi seluruh posisi dan seluruh pelamar:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Berijazah Sarjana (S1) dengan jurusan pendidikan sesuai persyaratan.
  3. Menguasai Bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan).
  4. Diutamakan memiliki pengalaman berorganisasi dan pengalaman kerja.
  5. Sehat mental dan fisik, tinggi dan berat badan proporsional.
  6. Tidak pernah diberhentikan sebagai karyawan karena suatu pelanggaran oleh pemberi kerja sebelumnya.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja Perusahaan.

Persyaratan Khusus untuk pelamar eksternal:

  1. Berijazah Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki reputasi atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Instansi yang berwenang untuk mengeluarkan akreditasi.
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4).
  3. Usia maksimal 28 (dua puluh delapan) tahun pada tanggal 31 Desember 2011.

Persyaratan Khusus untuk pelamar internal:

  1. Merupakan karyawan tetap yang terdaftar di Perusahaan
  2. Berijazah Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki reputasi atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Instansi yang berwenang untuk mengeluarkan akreditasi.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (skala 4).
  4. Ketentuan usia adalah tidak lebih dari 35 tahun pada tanggal 31 Desember 2011.

KETENTUAN LAIN :

  1. Aplikasi lamaran hanya melalui on-line . Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran.
  2. Bagi Pelamar yang pernah mengirimkan lamaran ke PT Jasa Marga (Persero) diwajibkan memperbaharui lamaran dengan tatacara ini.
  3. Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Kami tidak melayani alamat e-mail yang salah input oleh pelamar.
  4. Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line , pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi . Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi. Anda tidak dapat menerima e-mail registrasi apabila alamat e-mail yang anda input salah dan atau sudah tidak aktif, sehingga anda tidak bisa log-in untuk pengumuman selanjutnya.
  5. Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line. Untuk itu pastikan Anda telah menuliskan semua data dengan benar, sebelum menekan tombol KIRIM
  6. Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang sebenar-benarnya karena data ini akan diklarifikasi dengan benar saat pelaksanaan verifikasi dokumen.
  7. Masa waktu registrasi registrasi on-line adalah 12 20 November 2011
  8. Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan atau tidak melamar secara on-line , dianggap tidak berlaku.
  9. Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  10. Pada setiap tahapan seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus dapat masuk ke tahap seleksi berikutnya.
  11. Proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dikenakan biaya apapun .
  12. Segala biaya transportasi dan akomodasi para pelamar menjadi tanggungan pribadi pelamar.
  13. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website http://www.ppm-rekrutmen.com pada Sabtu, 26 November 2011 pukul 21.00 wib.

PENTING UNTUK DIPERSIAPKAN :

  1. Bagi Anda yang kemudian dinyatakan lolos seleksi tahap I , akan diminta hadir pada Tes Tahap II di lokasi dan waktu yang tercantum kemudian dengan membawa dokumen dan kelengkapan sebagai berikut :
    • 1. Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, asli dan fotocopy
    • 2. Fotocopy ijazah yang sesuai dengan persyaratan pendidikan dan telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
    • 3. Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
    • 4. Fotocopy sertifikat keahlian lainnya yang relevan
    • 5. Data Riwayat Hidup yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, data riwayat hidup yang telah diisi diserahkan dalam bentuk print out
    • 6. Kartu Peserta Seleksi yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in. Mohon dilengkapi dan ditempel foto, kemudian dibawa dalam bentuk print out pada setiap tahapan tes
    • 7. Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
    • 8. Surat Pernyataan yang harus didownload dari website http://www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas materai diserahkan dalam bentuk print out
    • 9. Alat tulis: pensil 2B, bolpoint, dan penghapus
  2. Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map folio berwarna biru, yang sudah dituliskan nama dan nomor registrasi Anda.
  3. Mohon mempersiapkan seluruh dokumen dengan lengkap dan benar. Jika ditemukan ketidaklengkapan dokumen dan/atau ketidaksesuaian data pada dokumen dengan berkas lamaran, Anda akan dinyatakan gugur pada Tes Tahap II